Rekomendasi Ukuran Geomembrane untuk Kolam Air Limbah

Rekomendasi Ukuran Geomembrane untuk Kolam Air Limbah yaitu mulai dari geomembrane HDPE dengan ketebalan 1,0 mm hingga 1,5 mm untuk limbah standar, atau minimal 2,0 mm untuk limbah kimia berbahaya untuk menjamin ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran.

Pemilihan ukuran geomembrane untuk kolam air limbah sangat bergantung pada jenis limbah, kondisi tanah, dan tingkat risiko pencemaran lingkungan. Secara umum, material yang paling direkomendasikan adalah HDPE karena ketahanannya terhadap zat kimia korosif.

Rekomendasi Ketebalan Geomembrane untuk Pelapis Kolam Air Limbah

Berikut adalah panduan rekomendasi ketebalan geomembrane berdasarkan jenis kolam limbahnya:

 Fungsi dan Aplikasi Utama

  • Kolam Budidaya (Tambak): Digunakan untuk kolam ikan atau udang agar air tidak bocor, menjaga suhu air stabil, dan meminimalisir penyakit.
  • Tempat Pembuangan Sampah (TPA): Sebagai pelapis (sanitary landfill) untuk mencegah cairan limbah (lindi) meresap ke dalam tanah.
  • Water Pond/Reservoir: Digunakan untuk Danau buatan, kolam penampungan air bersih, dan kanal.
  • Industri Pertambangan: Melindungi lingkungan dari limbah kimia berbahaya

Keunggulan

  • Ketahanan Kimia & UV: Tahan terhadap bahan kimia asam dan paparan sinar matahari langsung.
  • Daya Tahan (Durabilitas): Umur pakai bisa mencapai 10 tahun atau lebih.
  • Fleksibel: Mudah diaplikasikan pada permukaan yang tidak rata.
  • Pemasangan Cepat: Lebih efisien dibandingkan metode konvensional seperti beton

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *