
Mengingat fungsinya yang krusial dalam konservasi lahan, Geomat sering kali dianggap sebagai “kulit sintetis” bagi bumi sebelum vegetasi alami mengambil alih.
Berikut adalah rincian keunggulan dan kelebihan utama penggunaan Geomat dibandingkan metode konvensional (seperti semen atau beton):
1. Keunggulan dari Sisi Ekologi (Ramah Lingkungan) Berbeda dengan beton yang menutup pori-pori tanah, Geomat justru merangkul alam.
- Mendukung Vegetasi: Geomat memungkinkan tanaman tumbuh menembus strukturnya. Akar tanaman akan mengikat Geomat ke tanah, menciptakan perkuatan alami yang permanen.
- Menjaga Ekosistem: Tidak merusak unsur hara tanah dan tetap membiarkan air meresap ke dalam tanah (infiltrasi), sehingga membantu menjaga cadangan air tanah.
2. Keunggulan Teknis & Fisik Struktur tiga dimensi (3D) dari polimer (biasanya High Density Polyethylene atau Polypropylene) memberikan kekuatan mekanis yang handal,
- Ketahanan UV & Kimia: Tahan terhadap paparan sinar matahari ekstrem serta zat kimia atau mikroorganisme yang ada di dalam tanah.
- Fleksibilitas Tinggi: Dapat mengikuti kontur tanah yang bergelombang atau tidak rata dengan sempurna, sesuatu yang sulit dilakukan oleh material kaku.
- Ringan namun Kuat: Memiliki kuat tarik yang tinggi untuk menahan beban tanah di lereng yang curam.
