Geomembrane, Material Geosintetik Sebagai Lapis Kedap

Ada beberapa tipe geomembrane yang biasa digunakan. Yang paling banyak digunakan adalah tipe geomembrane sebagai berikut:

  1. High Density Polyethylene (HDPE)
  2. Linear Low Density Polyethylene (LLDPE)
  3. Polyvinyl Chloride (PVC)

Sedangkan tipe lain yang lebih jarang digunakan adalah:

  1. Flexible Polypropylene:nonreinforced (fPP) dan reinforced (fPP-R)
  2. Chlorosulfated Polyethylene:reinforces (CSPE-R)
  3. Ethylene Prolylene Diene Terpolymer:nonreinforced (EPDM) dan reinforced (EPDM-R)
  4. Ethylene interpolymer Alloy:reinforced (EIA-R)

Perbedaan tipe-tipe geomembrane tersebut jika dilihat dari ketahanannya terhadap bahan kimia adalah sebagai berikut:

Ketahanan Geomembran Terhadap Bahan Kimia

Ketahanan Geomembran Terhadap Bahan Kimia

Geomembran HDPE

Salah satu tipe geomembrane yang paling banyak digunakan adalah tipe HDPE. Geomembran HDPE terdiri dari 97,5% polimer dan 2,5% Carbon black, anti-oksidan dan heat stabilizer. Geomebran tipe ini memiliki ketahanan yang tinggi terhadap radiasi UV dan bahan kimia. Untuk finishing geomembrane tipe HDPE pipe ada yang smooth (halus) dan textured (bertekstur).

Finishing Geomembrane HDPE

Finishing Geomembrane HDPE

Metode Penyambungan Geomembran

Tipe-tipe penyambungan geomembrane bisa dilihat pada gambar berikut:

Metode Penyambungan Geomembran

Tipe sambungan Geomembrane

Dari berbagai tipe pelapis tanah di atas, yang paling umum digunakan adalah tipe extrusion seams dan thermal fusion seams.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *