Geotextile Non Woven untuk Mencegah Penurunan dan Deformasi Jalan

Geotextile Non Woven untuk mencegah penurunan dan deformasi pada jalan dengan memisahkan lapisan agregat dari tanah lunak serta melancarkan drainase agar struktur tetap stabil.

Pengapalikasian Geotextile Non Woven dalam konstruksi jalan bukan sekadar pelapis tambahan, melainkan solusi teknik untuk mengatasi masalah tanah dasar yang lunak.

Tanpa perkuatan yang tepat, beban kendaraan akan menyebabkan butiran agregat jalan tenggelam ke dalam tanah, sementara tanah dasar naik ke permukaan inilah yang menyebabkan jalan bergelombang, retak, atau amblas.

1. Mencegah Penurunan (Settlement)

Penurunan jalan sering terjadi karena butiran agregat (batu pecah) pada lapisan atas masuk atau tenggelam ke dalam tanah dasar (subgrade) yang lunak.

Separasi (Pemisah)

Geotextile bertindak sebagai penghalang fisik antara tanah dasar yang lunak dengan material timbunan di atasnya. Tanpa pemisah, beban kendaraan akan memaksa batu pecah masuk ke dalam tanah, menyebabkan permukaan jalan amblas.

Menjaga Integritas Struktur

Dengan menjaga agar kedua lapisan tidak bercampur, ketebalan lapisan desain tetap terjaga. Tanah dasar tidak akan naik ke atas (pumping), dan material perkerasan tetap bersih serta mampu menopang beban secara maksimal.

2. Mencegah Deformasi Jalan

Deformasi merujuk pada perubahan bentuk permukaan jalan, seperti gelombang, retak-retak, atau lubang akibat beban yang tidak merata.

Filtrasi dan Drainase

Salah satu penyebab utama deformasi adalah air yang terjebak di dalam struktur jalan. Geotextile Non Woven memiliki pori-pori yang memungkinkan air mengalir secara vertikal maupun horizontal, namun tetap menahan butiran tanah agar tidak ikut hanyut.

Distribusi Beban

Meskipun Non Woven lebih unggul dalam fungsi filtrasi dibanding kekuatan tarik, material ini tetap membantu memberikan efek “membran”. Beban roda kendaraan yang terpusat didistribusikan secara lebih merata ke area yang lebih luas pada tanah dasar, sehingga mengurangi risiko terjadinya alur roda (rutting).

Stabilisasi

Dengan keluarnya air dari struktur tanah (konsolidasi), daya dukung tanah dasar meningkat secara bertahap, sehingga struktur jalan menjadi lebih kaku dan tidak mudah berubah bentuk.

Berdasarkan informasi di atas, jadi pengaplikasian Geotextile Woven dan  Non Woven pada jalan berfungsi sebagai pemisah (separator) dan penyaring (filter) yang menjaga agar material jalan tidak tercampur dengan tanah lunak serta mengalirkan air dengan baik, sehingga struktur jalan tetap stabil, tidak amblas, dan terhindar dari kerusakan permukaan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *